Jumat, 25 Mei 2012

Pagi Menyenangkan


Alhamdulillah..

Rencana hari ini terjalankan.. walau 1 tugas tak jdi dikumpulkan hari ini..
keseeelll!!! tak ada yang perlu disalahkan tapinya,,
tak seperti biasanya,,jadwal kuliah yang rutin dimulai pada jam 9 untuk hari rabu..terpaksa datang ke kampus jam 7..yaa demi sebuah tanggung jawab dan tugas..Insyaallah tak akan sa sia,, akan selalu ada manfaat..
tugas yang semalaman saya kerjain malah tak jadi dikumpulin karena belum tersalin.. BT, tapi mungkin itu karena kurang persiapan..
mandi buru buru, karena telah ditelpon sekretaris untuk segera ke kampus,,Alhmdulillah dengan niat dan keteguhan untuk melakukannya penuh dengan keyakinan akhirnya bisa terlaksana.. walau telat..
membagikan 1 persatu replet donor darah akbar,, saya pun mencari tempat lain yang belum ada petugas yang nyebarin.. yuup bersama temanku Isni saya menuju pintu masuk kampus untuk memberi selebaran kertas berisikan pemberitahuan donor darah akbar yang akan di hadiri Jusuf Kalla,, dengan penuh semangat dan nafas yang masih capek aku berjalan dan mulai membagikan replet.. tak terasa waktu pun sedikit sedikit berlalu.. setiap orang yang datang ke kampus kami kasih selebaran itu.. dan tak terasa pula begitu banyak karakter yang kita temui dari orang orang yang menerima selebarannya..dan selebaran pun tentunya berkurang bahkan hanya tersisa sedikit..saya temui orang yang saya kenal.. tanpa rasa malu dan apapun saya tetap membagikannya,, dengan stimulus sapaan senyuman.. respon pun alhmdulillah baik terhadap kita.. namun ada juga yang tak terlalu respon. tapi itulah resiko,, karakter orang beda beda.. Itulah hikmah pagi  ini..
hmmm ada yang bikin aku senang walau terlihat cuek..
intinya Aku melihat Dia bersama orgtua yg entah siapa, ayahnya, pamanya, atau apa.. dan yang pasti motor yang biasa dia sebut dengan inisial "AS" itu tidak dia bawa masuk ke kampus.. namun brhenti di gerbang masuk kampus, dan motor trsbut dibawa oleh orangtua itu termasuk helm yang biasa Dia gunakan..
dengan ujung mataku, aku melihat dia bagaimana memperlakukan orangtua, aku pura pura tak melihat ..sedikit tegang dan grogi dengan jarak yang tak terlalu jauh.. aku melihat Dia berjalan masuk kampus dan aku melihat orang tua yang aku anggap "ayahnya" pergi meninggalkan kampus..
membuatku senang, dan selalu mendapatkan petunjuk yang baru tentangnya.. walau ternyata dia milik orang lain..
Ya Allah.. Sungguh teka teki kehidupan ini.. Skenario Mu begitu mempesona..
Rab Ne Bana Dijodi :))

Tidak ada komentar:

Posting Komentar